Advertorial

Ajukan Pinjaman Tanpa Kartu Kredit, Begini Prosesnya

kartu kredit

AGROINDUSTRI.ID – Salah satu persyaratan dalam peminjaman uang di lembaga perbankan ialah kepemilikan kartu kredit yang dikeluarkan oleh bank tersebut dalam kurun waktu tertentu. Ketiadaan kartu kredit berarti kita tidak bisa meminjam uang di bank tersebut. Tak usah panik karena tak semua bank dan produk pinjaman dana mengharuskan kartu kredit dari pihak penerima pinjaman. Ada beberapa produk pinjaman tanpa kartu kredit yang bisa kita manfaatkan. Terutama apabila kita sudah benar-benar membutuhkan dana dalam waktu yang mendesak dan tidak sempat membuat kartu kredit terlebih dahulu. Seperti yang kita tahu, proses pembuatan kartu kredit sendiri akan makan waktu yang tak sedikit.

Pinjaman dana yang tak melibatkan kartu kredit dalam persyaratannya sebenarnya sama saja seperti pinjaman jenis lain. Satu-satunya perbedaan adalah kita tak perlu menyerahkan kartu kredit dalam berkas aplikasinya. Selain itu, syarat-syarat lain nyaris serupa. Kita tetap harus memasukkan fotokopi KTP, KK, NPWP dan slip gaji dalam berkas yang diajukan pada pihak bank. Dengan tidak harus menyertakan kartu kredit, produk pinjaman ini akan bisa dijangkau oleh lebih banyak nasabah dan membantu lebih banyak orang. Tata cara pengajuan aplikasi pinjaman dana juga sama saja seperti pinjaman lain. Lengkapi berkas yang diminta dan ajukan pada bank tempat kita hendak meminta pinjaman dana.

Pihak bank biasanya akan melakukan survey pada kita. Survey terdiri dari pertanyaan-pertanyaan dari pihak bank serta perwakilan bank yang mendatangi langsung tempat tinggal kita. Tahapan survey terbilang penting karena akan menentukan apakah kita bisa mendapat pinjaman dana serta sanggup melunasinya. Jika kita lolos dari tahapan survey ini, maka tinggal tunggu waktu sampai dana pinjaman cair. Biasanya, akan dibutuhkan waktu antara satu hingga empat belas hari kerja agar dana pinjaman bisa ditransfer ke rekening, terhitung mulai dari pengajuan berkas aplikasi lengkap. Semakin lengkap berkas aplikasi yang diajukan, maka akan semakin cepat juga prosesnya. Penting untuk memastikan bahwa kita telah menyertakan semua dokumen yang dibutuhkan.

Tahapan proses yang tak boleh dilupakan dalam pinjaman uang cepat tanpa kartu kredit ini adalah pelunasannya. Seringkali seseorang akan merasa masalah finansialnya beres begitu mendapat suntikan dana segar dari hasil pinjaman. Mereka kemudian menghambur-hamburkan uang pinjaman yang didapat tanpa menyadari bahwa dana tersebut harus dikembalikan pada pihak pemberi pinjaman. Ini menjadi masalah klasik bagi para peminjam dana di mana mereka tidak sanggup melunasi pinjaman sesuai tenggat waktu. Akhirnya, biaya keterlambatan yang ditanggung menjadi kian membengkak. Pada kasus yang lebih parah, barang jaminan yang diserahkan akan disita oleh pihak bank.

Kita tentu tak menginginkan hal-hal tersebut terjadi. Mulailah menabung setelah mendapat dana pinjaman dan sisihkan sebagian pendapatan untuk mengangsur pengembalian dana. Jangan anggap masalah selesai setelah mendapat pinjaman dana. Masalah baru akan selesai setelah dana tersebut kita kembalikan sepenuhnya pada pihak bank yang memberi pinjaman. Pahami berapa besaran bunga, biaya administrasi, biaya keterlambatan dan biaya-biaya lain yang mungkin dibebankan pada kita di samping cicilan tetap per bulannya. Jika perlu, jangan meminjam dana apabila kita tidak benar-benar yakin akan bisa melunasinya sesuai tenggat waktu. Pinjamlah jika benar-benar membutuhkannya dan digunakan untuk kebutuhan produktif, seperti modal usaha, renovasi rumah, dan lain-lain. Hindari melakukan pinjaman untuk pemenuhan kebutuhan konsumtif yang bisa berpotensi membuat kita menumpuk utang.

 

Comments
To Top