Madukismo

Belajar Pengolahan Gula Pasir di Pabrik Gula Madukismo

Belajar Pengolahan Gula Pasir di Pabrik Gula Madukismo Bantul

AGROINDUSTRI.IDPabrik Gula Madukismo yang sekarang sudah berganti nama menjadi PT Madubaru merupakan salah satu tempat pengolahan gula pasir SHS terbesar di Jawa. Pabrik gula Madukismo saat ini mensuplay hampir sebagian besar kebutuhan gula pasir di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Memiliki ribuan karyawan dan melibatkan banyak tenaga kerja membuat pabrik gula yang awalnya dimiliki pemerintah Belanda ini menjadi salah satu perusahaan swasta yang berperan besar meningkatkan pendapatan daerah dan warga sekitar.

 

Pabrik Gula Madukismo

 

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan melaksanakan kerja praktek dengan 3 orang teman satu angkatan dari Agroindustri Universitas Gadjah Mada di pabrik gula Madukismo yang kini sudah berganti nama menjadi PT Madubaru. Selain mendapat pengalaman serta pengetahuan tentang proses pengolahan tebu selama sebulan saya juga mendapat teman baru, baik yang sudah senior maupun yang masih sesama mahasiswa yang kebetulan juga sedang melakukan kerja praktek disini.

Satu hal yang baru saya ketahui di pabrik gula yang sudah berusia puluhan tahun ini, ternyata pabrik ini memiliki area yang sangat luas, setiap hari saya dan teman-teman lain dari bagian pabrikasi harus berjalan kaki dari parkiran depan sampai ke gedung pabrikasi yang ada di sisi selatan kira-kira berjarak 300 meter.

Divisi atau bagian Pabrikasi merupakan pusat dari aktivitas produksi di pabrik gula Madukismo, hampir 75% karyawan bekerja di bagian pabrikasi yang meliputi 80% dari proses produksi gula pasir. Beruntung saya bisa ditempatkan di divisi pabrikasi ini, meskipun kondisi disini sangat tidak bersahabat karena selain harus berjalan kaki dengan jarak yang lumayan jauh dari lokasi parkir, udara disini juga sangat panas karena berdekatan dengan prses pengolahan nira dengan uap yang sangat panas.

Selama masa kerja praktek di parik gula Madukismo saya dibimbing oleh Pak Budi. Beliau adalah salah satu senior yang sudah bekerja di Madukismo selama puluhan tahun dan tahun ini merupakan tahun terakhirnya sebelum masa pensiun. Saya banyak dibantu oleh Pak Budi dalam memahami proses produksi gula yang belum saya mengerti, meskipun kadang saya hanya bertemu sekali dalam seminggu dengan beliau.

Meskipun pabrik gula madukismo adalah salah satu perusahaan tradisional dan sebagian karyawannya sudah lanjut usia, ternyata pencatatan data produksi khususnya di bagian pabrikasi sangat lengkap. Bahkan ada petugas khusus sebagai juru tulis yang setiap satu jam keliling ke setiap stasiun pabrikasi untuk mencatat hasil untuk kemudian dituliskan sebagai bahan analisa perusahaan maupun mahasiswa yang kerja praktek seperti saya ini.

Pak Purnomo adalah salah satu karyawan yang bertugas merekap data manual harian ke dalam bentuk laporan resmi. Selain Pak Budi, Pak Pur (panggilan akrab beliau) adalah teman diskusi saya di kantor kalau saya ingin bertanya tantang kondisi pabrik lebih detail, apalagi saat saya susah untuk bertemu dengan Pak Budi saat beliau dapat jatah shift malam atau sore, Pak Pur sedikit banyak membantu saya karena beliau selalu ada di kantor dari pagi sampai sore hari.

Dari Pak Pur inilah saya mendapat banyak informasi yang tidak akan pernah ada di literatur manapun tentang pabrik gula Madukismo, salah satunya adalah ketika menyambut perayaan HUT Republik Indonesia atau acara 17 Agustusan yang biasanya diperingati juga di pabrik dengan upacara bendera dan setelah itu ada tradisi unik yang sayang untuk dilewatkan, yaitu makan-makan bersama seluruh karyawan pabrik gula Madukismo. Atau cerita tentang sistem perekrutan karyawan yang masih belum sepenuhnya profesional dan beberapa catatan buruk perjalanan pabrik gula Madukismo yang hanya diketahui oleh karyawan sekelas Pak Pur ini.

Banyak yang bisa kita pelajari di pabrik gula yang sudah berdiri sejak Indonesia belum merdeka ini, mulai dari proses produksi dan pabrikasi, pemasaran, manajemen, ketenagakerjaan, aturan dan tata tertib karyawan, tradisi serta pola-pola kebijakan yang membuat pabrik gula madukismo ini bisa bertahan sampai saat ini.

Dalam masa-masa libur semester genap atau masa-masa mahasiwa dan siswa SMK melaksanakan kerja praktek. Pabrik gula Madukismo setiap tahunnya selalu saja mendapat siswa yang ingin melaksanakan kerja praktek. Seperti saat saya disana, ada juga beberapa mahasiswa dari Universitas Atmajaya Yogyakarta, Universitas Brawijaya dan Universitas Padjajaran yang sama-sama melakukan kerja praktek.


Agroindustri.id merupakan media yang khusus menyajikan artikel-artikel seputar industri pertanian di Indonesia. Dengan tujuan agar masyarakat lebih mengenal dan memanfaatkan potensi hasil pertanian yang sampai saat ini belum dikelola secara maksimal.

Follow Twitter:[email protected]_id

Comments
To Top