Industri

Berbagai Info Perkembangan Agroindustri Indonesia

ilmu agroindustri

AGROINDUSTRI.ID – Sejak adanya refomasi tahun 1998 perkembangan agroindustri Indonesia kian hari kian membaik, hal ini salah satunya karena sektor ini tidak tergantung pada bahan-bahan impor. Ilmu Agroindustri merupakan suatu metode atau cara untuk memberi nilai tambah pada bahan-bahan hasil pertanian. Terutama dari segi proses pasca panen. Melalui sektor Agroindustri atau sebagian orang menyebutnya sebagai Agribisnis hasil pertanian yang selama ini masih belum sepenuhnya bisa tergarap bisa diolah menjadi produk turunan dan ditingkatkan nilai tambahnya.  Sehingga masyarakat pribumi bisa meningkatkan pendapatan mereka dan tidak akan lagi bergantung pada produk-produk hasil import.

Produk Agroindustri sebagai hasil dari pengolahan pasca panen produk pertanian menjadi faktor penting dalam solusi kehidupan ekonomi suatu masyarakat pertanian. Di Indonesia dimana pertanian menjadi salah satu mata pencaharian sangat potensial untuk dikembangkan. Era pertanian tradisional sudah bergeser ke trend modern yang banyak melibatkan teknologi dan alat. Jika kita belum bisa mengolah hasil pertanian sendiri maka kita akan semakin tertinggal jauh dan semakin bergantung dengan masyarakt modern. Produk pertanian yang terkenal memiliki sifat bulky dan tidak tahan lama mulai dikembangkan dengan perlakuan khusus dan memodifikasi agar daya tahan produk pertanian semakin panjang.

Disisi lain revolusi industri pertanian adalah yang paling cepat kedua setelah teknologi. Amerika Serikat sebagai negara paling berpengaruh dalam bidang ekonomi saat ini, tanpa kita sadari juga berawal dari majunya Industri pertanian disana. Negara-negara maju seperti Amerika serikat, Belanda, Jerman dll, saat ini bisa melakukan berbagai riset dan pengembangan teknologi karena masyarakat mereka tercukupi dengan olahan makanan yang berkualitas.

Akan datang masa dimana teknologi yang berkembang pesat seperti sekarang ini hanya akan menjadi tumpukan sampah diruang tamu, dan digunakan seperlunya. Manusia akan kembali kepada kebutuhan primer mereka, tidak lain adalah makanan.

 

 

Comments
To Top