Connect with us

Pertanian

Startup Pertanian Yang Bisa Membantu Kemajuan Petani Indonesia

Startup pertanian

AGROINDUSTRI.ID – Di Indonesia belum banyak berdiri Startup Pertanian, Di era teknologi yang semakin canggih ini perhatian besar juga perlu ditujukan terhadap minat generasi muda terhadap perkembangan industri pertanian kedepan. Melalui digital startup pertanian para pemuda ini membangun hubungan dengan para petani, pelaku usaha serta akademisi dalam melakukan sinergi demi meningkatkan efektifitas dan efisiensi serta melakukan pendampingan bagi yang membutuhkan.

Startup atau bisnis yang erat kaitannya dengan teknologi dan fasilitas yang biasa kita sebut internet ditangan para pemuda kreatif ini bisa diolah dan menjadi salah satu jembatan antara akademisi dan para petani serta pelaku industri. Berikut ini merupakan contoh dari beberapa Startup digital yang berhubungan dengan sektor pertanian.

Startup Pertanian

8Villages merupakan salah satu startup pertanian yang membantu para petani di Indonesia. Startup ini didirikan oleh Mathieu Le Bras dan berpartner dengan Yusep Rosmansyah. Layanan ini dibangun ketika para petani di Indonesia yang dengan segala keterbatasannya membutuhkan banyak informasi yang akurat untuk membantu bercocok tanam dan membesarkan tanaman di sawah dan kebunnya. Layanan yang diberikan oleh 8villages meliputi cuaca, curah hujan, tingkat kebutuhan konsumen, tingkat harga jual komoditi dan biaya-biaya yang perlu dikeluarkan untuk bercocok tanam.

8villages

8villages menghubungkan petani dengan pelaku agrobisnis melalui platform-nya untuk memperbaiki alur informasi antara semua pihak yang terlibat dalam agrobisnis ini. Platform startup pertanian ini memungkinkan pelaku agrobisnis berkomunikasi dengan petani di daerah pedalaman melalui feature phone petani tersebut.

Startup pertanian 8villages ini jelas merupakan salah satu inovasi yang dibangun berdasarkan passion, karena data yang dipasok bukan sekedar feed yang dengan mudah diperoleh di Internet. Dari situ 8villages menemukan model bisnis skema bagi hasil dengan operator seluler untuk setiap pesan SMS yang dikirimkan. Tidak tanggung-tanggung mereka juga membangun sebuah basis data bernama LISA yang bekerja sama dengan akademisi diantaranya Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada untuk menggagas forum tanya-jawab antara petani dan akademisi yang berkaitan dengan kegiatan pertanian pada umumnya.

8villages semakin menarik, karena ditengah perkembangan startup yang menggunakan aplikasi smartphone atau ponsel pintar, 8villages justru melihat peluang dan potensi ponsel biasa atau feature phone sebagai media penghubung layanan mereka. 8villages memanfaatkan SMS sebagai salah satu jaringan yang dengan sukses mereka terapkan di Indonesia. Berbeda kondisi dengan petani di Sillicon Valley petani di Indonesia dengan kisaran umur > 45 Tahun mungkin akan kesulitan jika harus berhubungan dengan aplikasi atau internet, justru mereka lebih familiar dengan digunakannya layanan SMS ini.

Karena penggunaan SMS ternyata masih lebih mudah dimonetisasi ketimbang aplikasi-aplikasi di smartphone. Jumlahnya yang banyak membuat traction yang dihasilkan lebih besar dan berikutnya membuat biaya konsumen pun menjadi berlipat ganda dengan penggunaan secara terus-menerus. Bayangkan jika 70% petani di satu provinsi saja yang menjadi pelanggan layanan ini. Bagaimana jika di dua atau tiga provinsi lagi? Tapi bukan itu saja kan yang menjadi tujuan kita membangun startup berbasis teknologi di Indonesia.

Puncaknya XL Axiata, Fakultas Pertanian UGM, dan Startup pertanian 8villages bekerjasama untuk mengembangkan RPP atau Rumah Petani Pintar khususnya dari segi teknologi. Para petani bisa mendapatkan informasi gratis seputar pertanian melalui SMS dan website. Caranya, mereka tinggal mengirimkan SMS dengan kata kunci IKUTI (spasi) RPP (spasi) ke 2000 menggunakan nomor handphone XL.

Setelah terdaftar, para petani bisa mendapatkan tips bagaimana cara mengoptimalkan hasil padi. Info ini dibuat oleh pihak Fakultas Pertanian UGM dan telah dipilah oleh Startup Pertanian 8villages. Para petani juga bisa berinteraksi dan menanyakan sejumlah pertanyaan kepada para penyuluh melalui akses SMS dan website.

 

Agroindustri.id merupakan media yang khusus menyajikan artikel-artikel seputar industri pertanian di Indonesia. Dengan tujuan agar masyarakat lebih mengenal dan memanfaatkan potensi hasil pertanian yang sampai saat ini belum dikelola secara maksimal.

 

Follow Twitter: @Agroindustri_id

 

Situs Industri Pertanian Indonesia

Comments
Advertisement

More in Pertanian