Industri

Penerapan Komputer Pada Agroindustri dan Industri Pangan

penerapan kompurter pada agroindustri

AGROINDUSTRI.ID – Bagaimana cara penerapan komputer pada Agroindustri? pada dasarnya yang akan kita lakukan pada industri pertanian di Indonesia kedepan adalah memadukan antara kemajuan teknologi yang semakin modern dan otomatis dengan kebiasaan masyarakat lokal yang masih tradisional metode penerapan komputer inilah salah satu yang bisa dilakukan.

 

Penerapan Komputer pada Teknologi Pertanian dan Industri Pangan

 

Penerapan komputer pada Teknologi Pertanian dan Industri Pangan di Indonesia pada masa sekarang masih sangat minim, namun bukan berarti di Indonesia proses koputasi atau pengolahan data dengan komputer ini sama sekali belum dilakukan pada industri pertanian di indonesia. Luas wilayah serta tingkat pendidikan yang masih dibawah rata-rata adalah salah satu penyebab lambatnya proses manual ke digital.

Kebidangan Teknologi Pertanian dan Industri Pangan dibagi dalam beberapa kategori, setidaknya ada 3 kategori dasar yang dibagi menjadi subkategori lagi yaitu: Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Teknologi Industri Pertanian (Agroindustri), dan  Keteknikan Pertanian (Biomechanical System.

Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

  • Pasca Panen Hasil Pertanian,
  • Pengolahan dan Proses Produksi Hasil Pertanian dan 
  • Kualitas Hasil Pertanian. 


Teknologi Industri Pertanian (Agroindustri)

  • Sistem Industri Pertanian
  • Manajemen dan Teknologi


Keteknikan Pertanian (Biomechanical System and Engineering )

  • Biomekanik
  • Keteknikan Pertanian

 

Selain itu dalam industi pangan juga terdapat berbagai masalah yang bisa ditangani dengan teknologi komputer, Contoh-contoh berbagai masalah pada Industri Pangan, Problem Pertanian Konvensional, Greenhouse & Hidroponik, Precision Agritulculture , Problem Identifikasi Penyakit pada Tanaman. Implementasi Sistem Mesin Vision untuk Otomasi Sistem Monitoring Pertumbuhan Tanaman, Sistem Distribusi dan Transportasi Produk Agroindustri, Solusi Pemodelan Sistem Dinamis untuk, Penyelesaian Solusi Transportasi dan Distribusi Produk Agroindustri

 

Penyelesaian Problem pada Teknologi Pertanian dan Industri Pangan

 

Penyelesaian berbagai problem dalam bidang Teknologi Pertanian dan Industri  perlu bagi engineer untuk dilakukan penyelesaian solusi (problem-solving) secara konsisten terstruktur. Hierarki penyelesaian problem (problem-solving) dapat disusun secara metodologis dengan penerapan algoritma penyelesaian, proses penyelesaian tahap demi tahap hingga akhir solusi.

Proses Problem-Solving secara umum dilaksanakan:

  1. Merumuskan permasalahan yang timbul
  2. Menyusun model matematis Pengembangan metoda komputasi untuk penyelesaian problem
  3. Mengimplementasikan metoda komputasi
  4. Pengujian dan akses hasil komputasi
  5. Contoh  Penyelesaian Problem pada Teknologi Pertanian dan Industri Pangan
  6. Problem : Analisa Kualitas Produk dengan perhitungan Peta Kendali P Chart.

 

1. Merumuskan permasalahan yang timbul

Peta Kendali p chart disusun untuk menganalisa tingkat pengendalian kualitas produk dengan mengukur prosentase cacat dari sejumlah sampel produk. Jika dilakukan pengukuran sejumlah  M =20 kali dari  pengamatan selama satu bulan dengan tiap pengamatan diukur sejumlah n=50 sampel produk terhadap banyaknya produk yang cacat seperti dinyatakan dalam table pengamatan berikut:

Penerapan Komputer Pada Agroindustri dan Industri Pangan 1
Penerapan Komputer Pada Agroindustri dan Industri Pangan 2

 

2. Penyelesaian Solusi menggunakan Pemrograman Komputer

Pemrograman Komputer  menggunakan software Scilab (open source) dan Matlab  dapat diterapkan dalam penyelesaian Problem Keteknikan. Pemrograman Komputer  dalam contoh diatas diselesaikan dengan Pemrograman Komputer seperti diperlihatkan dalam Listing dan Tampilan Program berikut:

Penerapan Komputer Pada Agroindustri dan Industri Pangan 3

 

 

Comments
To Top