Etika Kerja

Pentingnya Etika Kerja Bagi Mahasiswa Fresh Graduate

Etika Kerja Bagi mahasiswa fresh graduate

AGROINDUSTRI.ID – Joni merupakan seorang mahasiswa Agroindustri di salah satu perguruan tinggi negeri yang baru lulus tahun ini, berbekal nilai IPK diatas rata-rata dia memberanikan diri mengirim sebuah lamaran suatu posisi di salah satu perusahaan industri pertanian besar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Karena merasa sudah memiliki IPK diatas rata-rata semasa kuliah Joni sering kali tidak mendengarkan arahan dari rekan kerja maupun atasannya, dan bertindak sesuai dengan pemikirannya sendiri. Bagaimana menurut kalian sikap Joni tersebut?

 

Note: Setiap Pribadi Memiliki Etika Kerja Berbeda-beda, Tergantung Pada Pola Pikir dan Kesadaran Lingkungan.

 

Bagaimanapun juga sekilas tentang gambaran sikap dan perilaku Joni tersebut bukanlah salah satu sikap yang baik. Dalam kehidupan nyata sering kali kita mengalami naik turun pasang surut prestasi, melunasi hutang di awal bulan kemudian tidak berhutang lagi sampai akhir bulan merupakan salah satu prestasi tersendiri, dan itu layak untuk dipertahankan.

Begitu juga dengan apa yang dialami Joni. Semasa kuliah boleh jadi dia memiliki nilai IPK diatas rata-rata akan tetapi prestasi tersebut belum lengkap jika hasilnya hanya menimbulkan sikap arogan dan sombong, karena belum tentu apa yang dia ketahui benar-benar bisa di terapkan dalam kenyataan.

Hal ini berkaitan erat dengan Etika kerja, Secara umum etika kerja merupakan suatu sikap atau tindakan baik secara nyata maupun di dalam pemikiran seseorang berkaitan dengan norma atau aturan yang berlaku dalam lingkungan kerja.

Jadi, Etika kerja merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap pekerja untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan memberikan kontrol moral agar senantiasa bekerja sesuai dengan job desk dan kemampuan yang dimiliki.

Etika kerja mencakup banyak hal di dalam lingkungan kerja, beberapa poin utama yang perlu diketahui oleh seorang lulusan baru dalam Etika kerja bisa di baca di bawah ini:

1. Etika Melamar Pekerjaan

Dalam melamar suatu pekerjaan ada beberapa hal yang harus diperhatikan, misalnya seperti penampilan atau cara berpakaian, sikap saat melakukan wawancara kerja, serta penulisan CV atau surat lamaran untuk diberikan ke perusahaan. Kami tidak akan mengulas hal tersebut secara rinci di artikel ini, tetapi semua itu harus berdasarkan etika kerja yang berlaku di perusahaan tersebut.

2. Etika Berpakaian 

Berpakaian merupakan hal yang penting, bahkan pakaian (sandang) masuk dalam tiga kebutuhan pokok manusia. Dalam dunia kerja ada juga standar berpakaian bagi karyawan dan itu memiliki aturan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, seorang analisis laboratorium tentu memiliki etika berpakaian sesuai standar dengan jas lab dan alat perlindungan diri (masker/sarung tangan/penutup kepala) berbeda dengan direktur yang harus berpenampilan rapi dengan kemeja dan stelan jas. Jadi ketika anda menempati posisi tertentu di sebuah perusahaan pastikan anda mempunyai etika berpakaian yang baik.

3. Etika Antara Bos dan Anak Buah

Kasus Joni adalah contoh nyata dari karyawan yang merasa sudah bisa dan tidak memiliki etika hubungan antara rekan kerja dan atasan. Ketika kita menjadi bos atau seorang yang memiliki pangkat tinggi di sebuah perusahaan bukan berarti menjadikan kita bebas melakukan apa saja dengan karyawan yang memiliki pangkat dibawah kita, begitu juga sebaliknya, kita sebagai karyawan juga harus menghargai perintah atasan meskipun kita merasa keputusan tersebut kurang tepat. Ada batasan-batasan tertentu yang harus dijaga oleh kedua pihak agar tercipta koordinasi dan hubungan yang baik.

4. Etika Tanggung Jawab Pada Pekerjaan

Salah satu alasan kenapa seorang karyawan/pekerja harus memiliki etika kerja adalah berkaitan dengan responsibility atau tanggung jawab mengenai suatu pekerjaan yang di berikan kepadanya. Pegawai yang beretika akan melakukan apa yang menjadi kewajibannya selama jam kerja.

5. Etika Resign / Mengundurkan Diri Dari Perusahaan

Bukan bermaksud mendahului, tetapi berdasarkan pengalaman selama ini banyak fresh graduate yang cenderung asal-asalan dalam mencari pekerjaan pertamanya, karena itu tidak sedikit yang berhenti ditengah jalan karena merasa tidak cocok dan ingin melamar ke perusahaan lain. Sebelum hal tersebut dilakukan pastikan sebelum mengundurkan diri kita harus tahu etika/tata caranya agar tidak meninggalkan kesan buruk bagi kita kedepannya.

Pentingnya pemahaman etika kerja bagi seorang fresh graduate diperlukan sebelum memasuki dunia kerja. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan yang dimiliki setiap orang tanpa harus terkendala dengan hubungan dan perilaku saat berada di lingkungan kerja. Bagaimana dengan pemahaman kita dan teman-teman kita mengenai etika kerja yang sangat penting ini? Bagikan!.

Agroindustri.id merupakan media yang khusus menyajikan artikel-artikel seputar industri pertanian di Indonesia. Dengan tujuan agar masyarakat lebih mengenal dan memanfaatkan potensi hasil pertanian yang sampai saat ini belum dikelola secara maksimal.

Follow Twitter: @Agroindustri_id

Comments
To Top