Advertorial

Inilah 4 Penyebab Gusi Berdarah Saat Puasa

Tidak terasa bulan puasa sudah memasuki pertengahan, itu artinya sebentar lagi akan datang hari raya idul fitri. Menjalankan puasa ramadan di tengah kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini tentu memberikan rasa was-was dan khawatir tersendiri. Alhasil, menjaga kesehatan diri kini tidak lagi hanya sebatas mencuci tangan serta menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) tetapi juga harus memperhatikan kebersihan mulut dan gigi.

Memperhatikan kondisi mulut, terutama gigi dan gusi sama pentingnya dengan rutinitas hidup sehat yang selama ini kita tekuni. Pasalnya, kesehatan mulut secara keseluruhan akan memberikan rasa nyaman ketika beribadah di tengah bulan ramadhan.

Adapun jika kita tidak memperhatikan kesehatan gigi maupun gusi, ada beberapa masalah yang biasanya kerap kali terjadi. Misalnya seperti benjolan di gusi, sakit gigi secara mendadak atau gusi tiba-tiba berdarah meskipun kita tidak sedang mengkonsumi makanan dan minuman.

Secara umum, penyebab utama gusi berdarah adalah adanya penumpukan plak yang menyebabkan rasa perih di bagian depan ketika menggosok gigi atau mengunyah makanan. Nah, kira-kira bagaimana hal ini bisa tetap terjadi di saat kita sedang tidak makan dan minum karena menjalankan ibadah puasa ramadan?

Berikut ini merupakan lima faktor yang dipercaya berpotensi menimbulkan gusi berdarah ketika kita sedang menjalankan ibadah puasa:

1.Terlalu Stress

Sudah bukan rahasia lagi jika stress bisa memicu penyakit berbahaya yang ada didalam tubuh manusia. Hal ini tak terkecuali pada kesehatan gigi dan gusi. Stress yang berlebihan dipercaya mampu meningkatkan pembengkakan pada beberapa bagian kelenjar hingga menyebabkan gusi berdarah.

Parahnya, jika tingkat stress sudah terlalu intens maka tidak hanya mampu menimbulkan gusi berdarah, tapi juga diyakini bisa menurunkan imun kekebalan tubuh sehingga sulit untuk menetralisir potensi inveksi yang terjadi.

 

2.Cara Sikat Gigi yang Salah

Sikat gigi sangat penting untuk dilakukan karena mampu membersihkan plak dan kotoran pada mulut yang berpotensi menyebabkan karang gigi. Akan tetapi, cara sikat gogo yang salah terkadang justru bisa menjadi boomerang untuk kesehatan. Efeknya antara lain gusi berdarah, rasa nyeri pada bagian pangkal gusi, serta pembengkakan yang membuat kita merasa tidak nyaman untuk mengkonsumsi makanan.

Untuk menurunkan resiko gusi berdarah akibat aktivitas sikat gigi yang biasa dilakukan sehari-hari, kita bisa mempertimbangkan jenis sikat gigi yang ingin digunakan. Misalnya, memilih sikat gigi dengan tipe lembut dan fleksibel, serta yang sudah dirancang untuk menjangkau bagian-bagian sulit.

 

3.Mengkonsumsi Makanan Tidak Sehat Ketika Sahur

Tak hanya karena faktor perawatan, kegemaran dalam mengkonsumsi makanan cepat saji dan berkadar gula tinggi juga relatif ampuh untuk menghancurkan kesehatan gigi dan gusi. Beruntungnya masalah ini bisa diatasi dengan relatf mudah, yakni kita harus lebih banyak mengkonsumsi makanan segar serta mengurangi kandungan garam, gula, serta bahan-bahan berbahaya lainnya yang terkandung pada makanan cepat saji.

Lebih baik lagi usaha ini juga dibarengi dengan menyiapkan obat gusi berdarah sebagai persiapan jikalau suatu saat nanti dibutuhkan untuk meredakan nyeri ataupun menghentikan pendarahan yang terjadi.

 

4.Kondisi Penyakit Lain

Tidak dipungkiri, fenomena gangguan kesehatan berupa gusi berdarah juga bisa terjadi akibat dari komplikasi penyakit bawaan yang terjadi. Jenis penyakit diabetes, leukimia, dan hemofilia menjadi contoh efektif mengenai hal ini. Jadi, jika Anda memiliki riwayat salah satu penyakit tersebut jangan langsung panik ketika gusi atau gigi mengalami berdarah di siang hari.

Itulah empat faktor penyebab gusi berdarah yang perlu Anda ketahui. Jangan lupa, selalu siapkan obat gusi berdarah dan melakukan konsultasi kepada dokter terkait jika kondisi kesehatan gusi dirasa sudah tidak wajar lagi.

Terima kasih

Comments

Trending

To Top